BogorNewsCenter.com – Dilansir dalam berita online Detik Sabtu lalu (10/08), usai menghadiri acara “Membangun Kota Masa Depan” dalam acara Congress Of Indonesian Diaspora V (CID-5) di Kota Kasablanka, Tebet, Jakarta Selatan, Bima Arya ungkapkan bahwa kita perlu kaji pemekaran Bogor Raya.

“Usulan mengenai pemekaran Provinsi Bogor Raya ini sudah lama digulirkan terutama di Bogor Barat. Karena kita kan mendalami berbagai konsep yang berkembang di publik. Itu berkembang diusulkan beberapa tokoh masyarakat, ya kita kaji dulu,” jelasnya.

Bima Arya menekankan bahwa semuanya dikaji terlebih dahulu. Jangan sampai hanya berkaitan dengan moment politik atau sebagainya. Semuanya harus dikaji dengan matang.

“Setiap usulan harus melalui kajian yang matang. Jangan sampai terburu-buru. Jangan terkait politik. Konteks utamanya haruslah untuk mengantisipasi perkembangan jumlah penduduk dan kompleksitas persoalan kota,” tekannya.

Bima Arya juga menyebut bahwa tim sudah menerima usulan terkait pembentukan provinsi baru bernama Bogor Raya, begitu juga dengan pertimbangan opsinya.

“Opsinya kan mekanisme koordinasi misalnya, kemudian kerja sama, atau pun ada usulan kemarin, dibuat aja Provinsi Bogor, Provinsi Bogor Raya,” tambahnya.

Sebelumnya, Kemendagri mengatakan pemerintah saat ini masih memberlakukan moratorium pemekaran daerah, yang saat ini ada di 314 daerah. Moratorium diberlakukan dalam batas waktu yang tidak ditentukan.

“Kebijakan pemerintah tentang pemekaran itu masih moratorium sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Kapuspen Kemendagri, Bahtiar.

 

______________

Penulis  : Putra Kertanegara
Editor   : Shiny.ane

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here