BogorNewsCenter.com – Pemilihan Umum Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019 gelombang ke tiga sudah ditetapkan Bupati Bogor. 273 Desa dari 39 Kecamatan akan melaksanakan Pilkades secara serentak pada tanggal 3 November 2019.

Kepala seksi Aparatur Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, M. Jamalludin mengatakan untuk persiapan pemilihan Pilkades serentak tahap tiga ini akan membuat jadwal kegiatan.

“Kami sudah koordinasi dengan BPKAD yang masuk dalam perubahan APBD untuk bantuan anggaran sesuai dengan jumlah DPT Pilkada tahun 2018 yang lalu, ditambah 10 persen perkiraan itu ada dari pemilih pemula, ada juga dari pemilih pendatang yang sudah memenuhi persyaratan. Untuk panitia Pilkades ada tiga, yaitu panitia pemilihan tingkat kabupaten, panitia tingkat Kecamatan dan panitia tingkat Desa. Selain itu, kepanitian di tingkat Desa tidak dibatasi jumlah personilnya yang penting jumlahnya ganjil, yang melibatkan unsur keterwakilan dari LPM, Karang Taruna, TP. PKK, Posyandu dan keterwakilan dari unsur masyarakat setempat. Kita akan mengatur durasi kapan dilaksanakan sosialisasi kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), karena peranan pembentukan panitia Pilkades di setiap Desa itu adalah kapasitas BPD dalam Musyawarah Desa (Musdes). Nanti kita undang seluruh BPD, Kepala Desa dan unsur dari Kecamatan. Kita akan mengumpulkan semua untuk memberikan pembekalan, nantinya kita  akan memberikan pedoman tentang Pilkades, seperti tata tertib dan lain sebagainya.” Ujarnya.

Menurut M. Jamalludin untuk pembentukan panitia Pilkades di tingkat  Desa belum bisa menentukan tanggal pastinya. “Estimasi kami untuk kemungkinan sekitar tanggal 17 atau 24 Juli, atau bisa jadi bergeser tanggalnya karena kami sedang menyusun tahapan Pilkadesnya, karena Pilkades ini ditetapkan oleh Bupati. Otomatis Pilkades ini harus ada pedoman dari pemerintah Kabupaten Bogor, jadi semuanya harus serentak, semua Desa baik pembentukan panitia, pendataan hak pilih dan pendaftaran bakal calon pun semua harus serentak di tingkat Desa sampai pelantikanpun serentak dilaksanakan. Di dalam peraturan calon Kepala Desa ini dibatasi paling banyak 5 calon, dan apabila ada Desa yang calon Kepala Desanya melebihi 5 calon, maka akan ada seleksi penilaian.” Tuturnya.

Lanjutnya, “Sudah kebijakan pemerintah Kabupaten Bogor, untuk Pilkades serentak ini diberikan bantuan keuangan untuk Pilkades serentak gelombang ke tiga ini seperti diberikan pada gelombang pertama dan kedua yang lalu. Ada biaya bantuan keuangan, biaya keuangan Pilkades yang bersumber pada APBD Kabupaten Bogor. Bantuan dana Pilkades sebesar Rp 15.000 per Daftar Pemilihan Tetap (DPT) di setiap Desa. Estimasi kami untuk biaya 273 Desa sekabupaten Bogor, nanti akan masuk ke rekening kas Desa masing-masing mencapai sekitar 3,2 Milyar.” Kata M. Jamalludin kepada BogorNewsCenter.com.

“Kami berharap dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, dalam Pilkades serentak yang nanti akan dilaksanakan 273 Desa di tahun 2019 secara serentak ini berjalan sukses, lancar, aman dan kondusif. Semoga Visi Kabupaten Bogor untuk  menjadi Kabupaten Termaju, nyaman dan berkeadaban dapat terwujud.” Tutupnya.

Penulis : Rudi Irawan

Editor : Awan Dj

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here