BogorNewsCenter.com – Bukan sesuatu hal yang tabu ketika menjelang pergantian tahun masehi banyak muda mudi melakukan berbagai aktivitas, ada yang berkumpul memenuhi taman kota, café and resto bahkan berkeliling kota untuk menghabiskan sisa waktu di tahun 2017. Lain halnya dengan café and resto yang satu ini.

Buiten Huis café and resto mengisi malam pergantian tahun 2017 dengan menyelenggarakan pameran seni rupa yang bertajuk Ngariung Dina Huis, tidak hanya muda mudi asal Bogor saja tetapi muda mudi dari luar wilayah Bogor, seperti muda mudi asal Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Manado turut hadir dalam memeriahkan pameran seni rupa tersebut.

Buiten Huis café and Resto yang belokasi di Jalan Pandu Raya No. 166, Tegal Gundil, Bogor Utara Kota Bogor menjadi tempat berkumpulnya para seniman dan perupa, baik yang berasal dari Bogor maupun yang berasal dari luar wilayah Bogor.

“Dalam pameran seni rupa kali ini kami mengundang para seniman dan perupa asal Bogor yang berkarir di luar Bogor untuk kembali pulang ke Bogor dan mengajak mereka untuk berkarya di tanah kelahirannya, yakni Kota Bogor. Selain para seniman dan perupa asal Bogor kami pun mengundang para seniman dan perupa dari luar wilayah Bogor, untuk berpartisipasi dalam memamerkan karya-karya terbaiknya.” Ujar Deniz selaku maneger program Buiten Huis.

Lanjut Deniz, “Pameran seni rupa ini merupakan program jangka panjang, dan kedepannya Buiten Huis café and resto berencana tidak hanya diperuntukan sebagai tempat terselenggaranya event seni rupa saja, tetapi kami membuka forum diskusi dan workshop terkait dunia seni, agar Buiten Huis bisa menjadi rumah yang nyaman untuk para penggiat seni dan perupa.” Jelasnya.

Pameran seni rupa kali ini bertemakan Ngariung Dina Huis, yang memiliki arti Berkumpul di Rumah. Pameran seni rupa ini bertujuan untuk memetakan para pelaku seni (khususnya pelaku seni asal Bogor) untuk ikut serta dalam mengeksplorasi karya-karya terbaiknya, sebagai wujud kepedulian terhadap dunia seni dan menggiatkan wacana mengenai iklim berkesenian di kota Bogor.

Banyak perupa asal Bogor yang selama ini berkarya di luar Bogor, dan tidak mendapatkan kesempatan untuk berkarya di tanah kelahirannya sendiri, dikarenakan minimnya antusiasme generasi muda Bogor dalam bidang seni, khusunya seni rupa. Hal ini diungkapkan oleh Sakinah Alatas selaku Perupa asal Bogor yang ikut berpartisipasi dalam memamerkan hasil karyanya.

“Cukup banyak generasi muda Bogor yang memiliki bakat seni, tetapi mereka tidak diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi karya-karya di tanah kelahirannya (Bogor), padahal beberapa karya mereka mendapat apresiasi di daerah lain, baik apresiasi yang bersifat lokal maupun internasional.” Tutur Sakinah Alatas mahasiswi jurusan seni rupa Universitas Negeri Jakarta sekaligus Perupa asal Bogor.

Hal senanada juga dituturkan oleh Yoga Pratama selaku seniman asal Bogor. “Kegiatan pameran seni rupa ini sangat bagus sekali, dan membuka peluang berkarya untuk seniman maupun para perupa, khususnya seniman dan perupa asal Bogor. Dalam hal ini harus ada sinergisitas antara generasi muda Bogor yang cinta terhadap seni dengan pemerintah maupun pelaku usaha untuk mengembangkan karya-karya seninya, saya berharap Pemkot Bogor dapat memberikan apresiasi dan ruang seluas-luasnya untuk para seniman dan perupa asal Bogor, agar hasil karya teman-teman seniman maupun perupa bisa menjadi bagian pelengkap keindahan Kota Bogor yang memiliki ikon kebun di tengah-tengah kota (Kebun Raya Bogor).” Tutur Yoga Pratama mahasiswa jurusan seni Institute Teknologi Bandung.

Penulis : Athena Lorenza

Editor : Awan Dj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here