Judul : Kotak Cinta
Jenis : Puisi Millenial, Manuskrip Sayembara Hari Puisi 2017
Penulis : Shiny.ane el’poesya
Instagram : @shiny.ane
Penerbit : Mata Aksara
Hlm. : XXVIII + 116
Harga : 100.000 (Free ongkir, pulau Jawa)

Testimoni :

Karya sastra adalah dunia hasil usaha imajinatif seorang penyair atas pergolakan batinnya. Setelah melihat puisi Kupu-Kupu,  selain dari apa yang terlihat, puisi juga menunjukkan bahwa ia mempunyai sesuatu yang tak terlihat; sebab hati juga punya mata.

Abdul Hadi W.M.  (Sastrawan angkatan 66, Guru Besar Filsafat dan Estetika Timur Universitas Paramadina).

Cinta adalah suara dan rasa, yang bergeliat nyata dan mengalir ke sendi – sendi bangunan diri. Seperti alunan musik berbirama, kadang berjeda, kadang sangat pianissimo, lalu diam, tiba – tiba stacato, dan tetap berkesinambungan. Terkadang kita ingin melihat siapa yang menatanya, ketika cinta menemukan harmoninya.

Shinta Miranda (Penulis novel Langit Dam Square dan buku puisi Constance).

Dari karya seorang Shiny ini, kita menjadi tahu bahwa berbicara cinta tidak selamanya merujuk ke bentuk dan lambang hati. Aksara Cinta dipuisikan dan diwujudkotakkan menjadi puisi Kotak Cinta. Magmanya lebih dahsyat, karena ditata sepenuh rasa, sepenuh pikir, sepenuh diri. Bermain dengan kata, diksi, alunan rasa dan pranata. Salut untuk kreasi inovatif Shiny.

Evi Manalu ( Kurator buku puisi Alm. Heru Emka, Penulis antologi HAIKU Danau Angsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here